elrozaqhaqiqi

This WordPress.com site is the bee's knees

KOMUNITAS

15 November 2012

By : EL-Rozaq

DIKLAT EL-MA’RIFAH

15 november 2012, merupakan hari yang sangat berkesan bagi seluruh anggota baru EMT(el-ma’rifah makaryo team). El-ma’rifah merupakan suatu UPKM(unit pengembangan kegiatan ma’had) yang dinaungi oleh ma’had. Beda dengan UPKM lainnya yang ada di ma’had, UPKM el-ma’rifah ini adalah sebuah UPKM yang bergerak dibidang jurnalistik dan sastra. Jadi, didalam UPKM el-ma’rifah para anggota digembleng dan berikan pengarahan tentang bagaimana menjadi seorang jurnalis dan sastrawan sejati.

Pada hari kamis itu, el-ma’rifah mengadakan diklat penerimaan anggota baru el-ma’rifah makaryo team 2012-2013. Terdapat banyak kegiatan yang sangat menyenangkan dan mengesankan bagi para anggota baru EMT. Diklat tersebut diisi dengan berbagai macam permainan dan pelatihan yang dapat mengembangkan kemampuan mereka diantaranya dengan :

  1. Permainan

Pada sesi awal kegiatan diklat, diisi dengan permainan yang gunanya untuk mengenal satu sama lain. Para anggota EMT baru diajak untuk mengenal rekan-rekan barunya satu persatu baik itu cowok maupun cewek. Secara tidak sadar permainan tersebut memaksa para peserta untuk hafal nama-nama rekan baru mereka.

  1. Pelatihan

Selain diisi dengan permainan yang mengesankan, diklat EMT kali ini juga diisi dengan pelatihan untuk membuat majalah. Para anggota baru EMT dikumpulkan menjadi beberapa kelompok, kemuadian dari pengelompokan tersebut akan ditugaskan untuk membuat suatu majalah yang nantinya akan dipresentasikan oleh tiap kelompok pada sesi kedua diklat EMT.

  1. Teamwork

Pastinya, setelah mereka saling berkenalan lewat permainan mereka sedikit banyak akan lupa nama-nama dari temen-temen mereka sendiri. Oleh krena itulah,, mereka dikumpulkan dan dikelompokkan untuk agar bisa salingmengenal dan bisa melatih kerjasama mereka.

  1. Budaya kritis

Setelah setiap kelompok membuat  majalah, mereka pun harus mempresentasikan hasil dari karya mereka masing-masing disesi kedua diklat EMT. Mereka dituntut untuk bisa memberikan penjelasan tentang maksud, isi dan tujuan dari pembuatan majalah tersebut. Setelah semuanya selesai mempresentasikan hasil karyanya masing-masing. Sekarang tugasnya juri untuk menilai hasil karya dari masing-masing kelompok. Dan pada saat itulah, mereka harus kritis dan mampu menerima segala kritikan yang diberikan oleh para juri kepada mereka.

  1. Kreativitas

Malam harinya, yakni sesi terakhir dari diklat EMT. Setiap kelompok diberikan tugas untuk menampilkan suatu pentas seni baik itu puisi, dance dan lain sebagainya. Dari sinilah kreativitas dan skill dari tiap anggota terlihat. Dan dari sini juga, setiap anggota baru el-ma’rifah dapat berekspresi dan menyalurkan bakatnya lewat pentas seni tersebut.

Begitu mengesankan diklat el-ma’rifah yang pastinya tak akan pernah dilupakan oleh tiap anggota baru el-ma’rifah. Dan semoga diklat EMT yang telah selesai dilaksanakan tersebut dapat membentuk anggota yang solid, kreatif dan selalu menghasilkan karya-karya baru dalam pengembangan el-ma’rifah kedepannya.

El-Ma’rifah, Membangun Cakrawala Berfikir . . . . . . .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s