elrozaqhaqiqi

This WordPress.com site is the bee's knees

Fakta Berbading Terbalik

Malang, Satu-satunya daerah yang begitu dingin di jawa timur yang menjadi daya tarik setiap orang untuk datang kota ini. Kota ini didatangi banyak orang yang berbeda-beda tujuannya. ada yang mau bekerja, ada yang mau belajar, ada yang mau rekreasi, dan begitu banyak hal-hal lain yang bisa dilakukan disini.

Iklim yang lembab dikota ini memberikan daya tarik tersendiri bagi para pelajar yang ingin belajar disini. Sejuk dan dingin, menjadi salah satu faktor banyak pelajar yang datang kekota ini. Dikota ini juga berdiri berabagai kampus ternama indonesia, diantaranya : universitas brawijaya, universitas negeri malang, universitas islam negeri maulana malik ibrahim malang, dan berbagai kampus lainnya. Kuantitas dan kualitas setiap kampus ini pun tidak diragukan lagi. Semuanya menjadi kampus yang bisa dibilang masuk ranking.

Dari sekian banyaknya pelajar yang belajar dikota malang ini, pastinya jiwa intelektualitas ada pada setiap orang malang. Karena pastinya kebanyakan orang malang adalah pelajar yang sedang belajar dikampus-kampus yang ada dikota ini. Dan pastinya ilmu pengetahuan sangatlah murah dan mudah didapt disini.

Namun, faktanya yang ada dilapangan adalah sebaliknya. Biaya yang ada disetiap kampus dimalang sangatlah mahal begiu juga dengan biaya hidupnya. Fenomena lain adalah lebih banyak laundry dibandingkan dengan toko buku, padahal tingkat kebutuhan akan pengetahuan (utamanya) dari buku seharusnya lebuh dominan dibandingkan dengan laundry. Anehnya, para pelajar lebih codong kepada laundry dibanding buku.

Memang, mahasiswa mempunyai banyak kesibukan. Disamping dia sibyk dengan tugasnya yang begitu banyak, pastinya dia juga mempunyai agenda kegiatan sendiri yang mendukung pengetahuan dan skillnya. Namun, disisi lain laundry malah lebih banyak menjadikan para pelajar untuk cenderung membawa pakaiannya ke laundry dibanding mencuci sendiri dan itu menjadikan mereka tidak mandiri dan malas. Efek lain dari adanay laundry adalah penularan penyakit dari tempat laundry ketempat pelanggan laundry atau bajunya.

Kita semua menyadari bahwa kebiasaan dan karakter setiap orang sulit untuk dirubah. Namun, apa salahnya jika kita mulai dari diri kita masing-masing dan mengajak orang yang ada disekeliling kita untuk lebih mandiri lagi dan lebih menjaga kesehatan kita. Karena kebiasaan akan menimbulkan karakter pada diri kita masing-masing. Dan itu sangatlah sulit untuk dirubah.(elz)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s